PUCUNGREJO - Pemerintah Desa Pucungrejo menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Magelang. Dalam ajang Bupati Awards 2025 (Sen,10/11) , Pemerintah Desa Pucungrejo berhasil meraih penghargaan dalam kategori “Pemerintah Desa Inovatif” berkat berbagai terobosan kreatif dalam pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat berbasis digital.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Magelang dalam acara puncak Bupati Awards 2025 yang digelar di Balkondes Tuksongo, Borobudur. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Pucungrejo dalam mewujudkan pemerintahan desa yang adaptif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Predikat sebagai Desa Inovatif diraih berkat sejumlah program unggulan yang telah berhasil diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Beberapa inovasi tersebut antara lain Akta Kematian cepat, Simpelndeso, Internet Dusun RT/RW, E-Catalog UMKM Pucungrejo, SmartCard Posyandu.

Sekretaris Desa Pucungrejo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Camat Muntilan, Pj Kepala Desa Pucungrejo, Perangkat desa dan staf, lembaga masyarakat, dan warga yang telah berperan aktif dalam mewujudkan inovasi pelayanan publik di Desa Pucungrejo. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Pucungrejo sebagai desa digital yang inklusif, transparan, dan berdaya saing. Setiap inovasi lahir dari kebutuhan nyata warga, dan akan terus kami kembangkan untuk kemajuan bersama,” ujarnya. Dengan diraihnya penghargaan Bupati Awards 2025, Desa Pucungrejo semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu desa percontohan di Kabupaten Magelang dalam hal tata kelola pemerintahan modern berbasis inovasi.
Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah menuju pemerintahan desa yang “Cerdas, Inovatif, dan Melayani.”
